Hallo De-Readers!
Pernah nggak sih Anda membuka sebuah website dan langsung merasa seperti balik ke zaman dulu? Warnanya mencolok, desainnya berantakan, dan kalau dibuka di HP malah bikin pusing. Belum lagi harus menunggu loading yang seperti tak kunjung selesai. Rasanya bikin malas lanjut, kan? Nah, inilah alasan kenapa website jadul bisa jadi masalah besar.
Kenapa Desain Website Jadul Jadi Masalah Serius untuk Bisnis?
Website jadul bukan hanya soal tampilan yang ketinggalan zaman. Lebih jauh dari itu, ia bisa membuat orang salah menilai bisnis Anda. Pengunjung yang baru pertama kali datang mungkin langsung berpikir: “Kalau websitenya saja tidak terurus, bagaimana dengan layanannya?”
Apalagi sekarang, mayoritas orang mengakses internet lewat smartphone. Kalau website Anda tidak ramah mobile, calon pelanggan bisa kabur begitu saja. Ditambah lagi, loading lama adalah mimpi buruk. Google bahkan mencatat, kenaikan waktu muat dari 1 detik ke 3 detik bisa meningkatkan bounce rate hingga 32%. Jadi, bukan hanya kehilangan traffic, tapi juga kehilangan peluang penjualan.
Tanda-Tanda Website Jadul yang Wajib Diwaspadai
Ada beberapa gejala yang bisa jadi alarm kalau website Anda sudah waktunya didandani:
- Tampilannya kaku dan usang, penuh teks tanpa visual yang menarik.
- Tidak mobile-friendly, tampilannya berantakan di layar HP.
- Loading lambat, sering disebabkan gambar besar yang tak terkompresi.
- Navigasi bikin bingung, menu berbelit tanpa jalur jelas.
- Sulit diperbarui, CMS lama yang bikin admin harus “ngoprek” berjam-jam.
Menurut riset, 88% orang enggan kembali ke website dengan pengalaman buruk. Jadi, kalau tanda-tanda ini ada di situs Anda, jangan tunggu lama. Saatnya ucapkan selamat tinggal pada website jadul.

Website Jadul vs Website Modern vs Website Profesional
Perbedaan di antara ketiganya jelas banget:
- Website Jadul: tampilan norak, lambat, tidak SEO-friendly.
- Website Modern: desain bersih, responsif, dan fokus ke pengalaman pengguna.
- Website Profesional: bukan hanya modern, tapi juga dirancang dengan strategi bisnis, optimasi SEO, dan diarahkan untuk konversi.
Contoh gampangnya begini: website jadul itu ibarat toko dengan cat dinding kusam, lampu redup, dan rak berantakan. Website modern sudah seperti toko dengan interior rapi, pencahayaan bagus, dan jalur belanja jelas. Sementara website profesional? Ia seperti toko yang bukan hanya nyaman dikunjungi, tapi juga bikin pengunjung betah, lalu pulang dengan membawa belanjaan.
Komponen Penting dalam Website Modern
Agar sebuah website benar-benar “naik kelas”, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan:
- Layout yang rapi: informasi ditata sesuai prioritas, tidak menumpuk.
- Tipografi & warna: mudah dibaca, selaras dengan branding.
- Navigasi jelas: pengunjung bisa langsung menemukan apa yang dicari.
- Responsif di semua perangkat: dari laptop sampai smartphone.
- CTA (Call to Action): tombol ajakan yang tegas, misalnya “Hubungi Kami” atau “Pesan Sekarang”.
- Kecepatan & SEO: loading kilat dengan kode bersih, konten teroptimasi.
Selain itu, visual berkualitas juga wajib. Foto asli, ilustrasi modern, hingga video singkat bisa meningkatkan kepercayaan sekaligus membuat pengunjung lebih terhubung dengan brand Anda.
Proses Desain Ulang: Jangan Asal Ganti Tampilan
Desain ulang website bukan hanya soal ganti warna atau logo. Ada proses yang harus dijalani:
- Audit & Analisis: cari tahu apa yang lemah dari website lama.
- Perencanaan: buat peta situs dan mockup desain baru.
- Pengembangan: bangun website dengan platform modern, seperti WordPress.
- Testing: pastikan semua fitur lancar di berbagai perangkat.
- Peluncuran & Maintenance: website dipublikasikan, lalu dirawat secara rutin.
Kalau dilompati, hasilnya bisa berantakan. Jadi lebih baik dikerjakan dengan terencana.
Jangan Lupakan Keamanan Website
Tampilan bagus tanpa keamanan sama saja bohong. Beberapa hal dasar yang harus ada:
- Sertifikat SSL dan HTTPS.
- Update rutin pada CMS, plugin, dan tema.
- Firewall serta monitoring untuk mencegah serangan.
- Backup otomatis, jadi data aman meski ada gangguan.
Satu saja kebocoran data bisa bikin reputasi runtuh. Karena itu, keamanan harus jadi prioritas sejak awal.

Manfaat Website Modern untuk Bisnis
Desain ulang website memberikan banyak keuntungan, misalnya:
- Menaikkan kredibilitas di mata pelanggan.
- Konversi lebih tinggi karena CTA jelas dan navigasi mudah.
- Manajemen lebih efisien dengan CMS yang user-friendly.
- Mendukung pemasaran digital melalui SEO yang optimal.
Sebagai contoh, sebuah UMKM di Surabaya melaporkan penjualan online mereka naik 40% dalam enam bulan setelah website-nya didesain ulang. Bukti nyata bahwa tampilan dan performa website memang memengaruhi bisnis.
Berapa Biaya Desain Ulang Website?
Biayanya tergantung kebutuhan. Secara umum:
- Domain & Hosting: Rp500.000 – Rp2.000.000/tahun.
- Desain & Development: Rp5.000.000 – Rp20.000.000.
- Maintenance: Rp1.000.000 – Rp5.000.000/bulan.
Terlihat besar? Padahal ini investasi. Website modern bisa bertahan 3–5 tahun dengan performa stabil. Bandingkan dengan website jadul yang tiap tahun butuh perbaikan.
Kenapa Harus General Solusindo?
Kami di General Solusindo siap membantu bisnis Anda meninggalkan website jadul. Layanan kami mencakup:
- Desain ulang modern & responsif.
- Pengembangan berbasis WordPress & custom CMS.
- Optimasi SEO & kecepatan.
- Support & maintenance jangka panjang.
- Konsultasi strategi digital sesuai kebutuhan bisnis.
Dengan pengalaman menangani beragam klien di Jawa Timur, kami tahu betul bagaimana membuat website yang bukan hanya indah, tapi juga bekerja keras menghasilkan prospek dan penjualan.
Kesimpulan
Website jadul bukan hanya soal estetika, tapi hambatan besar bagi pertumbuhan bisnis. Desain ulang adalah langkah strategis untuk memperkuat kredibilitas, mendukung pemasaran, sekaligus meningkatkan konversi.
Jangan biarkan pelanggan menilai bisnis Anda dari tampilan usang. Saatnya berkata bye-bye website jadul! dan wujudkan website modern bersama General Solusindo. Hubungi kami hari ini, dan mari kita mulai transformasi digital untuk bisnis Anda!





