De‑Readers,
Pernahkah kalian bertanya bagaimana cara buat website sendiri dari nol, terutama jika kalian berada di Jawa Timur dan masih pemula? Saya tahu betapa bingungnya memulai sesuatu yang benar-benar baru, apalagi bikin website sendiri. Tapi tenang, semua bisa dipelajari. Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dan juga apa yang saya pelajari dari banyak teman yang juga pemula. Kita akan pelajari sama-sama, pelan-pelan dan terarah.
Buat kalian di Jawa Timur—baik itu pelajar, mahasiswa, wirausaha, bahkan pegawai kantoran—memiliki website sendiri itu bisa jadi aset digital jangka panjang. Entah untuk portofolio, jualan online, atau sekadar media ekspresi pribadi.
Menentukan Tujuan Sebelum Buat Website Sendiri
Langkah pertama yang perlu kalian pikirkan adalah: kenapa ingin bikin website? Karena setiap tujuan akan menentukan jenis website yang dibutuhkan.
Dengan tahu tujuannya dari awal, kalian jadi lebih fokus dan hemat waktu karena tidak terjebak mencoba semua hal sekaligus. Ini penting agar proses belajar dan pembuatan tidak melelahkan.
Platform dan Tools untuk Buat Website Sendiri di Jatim
Selanjutnya, tentukan cara membuat web-nya: apakah dengan website builder atau ngoding manual?
Kalau ingin cepat dan tanpa coding, kalian bisa coba:
- WordPress.com (gratis dan fleksibel)
- Wix (drag and drop, cocok untuk visual)
- Webnode atau Carrd (simpel dan cepat jadi)
Tapi jika kalian ingin kontrol penuh dan belajar web dev sekalian, maka tools ini jadi favorit saya:
- VS Code (untuk ngoding HTML, CSS, JS)
- GitHub (untuk menyimpan versi proyek kalian)
- Netlify atau Vercel (buat hosting gratisan yang keren)
Bagi pemula di Jatim, tak perlu langsung beli hosting mahal. Kalian bisa mulai dengan versi gratis dulu.
Struktur Website yang Wajib Diketahui Pemula
Ketika kalian membuat website sendiri, penting banget memahami struktur dasarnya. Secara umum, satu website terdiri dari:
- HTML sebagai kerangka konten halaman
- CSS untuk mendesain tampilan
- JavaScript sebagai pengatur fitur interaktif
Dari sini, kalian bisa lanjut menambahkan layout, gambar, form kontak, bahkan efek animasi ringan. Tapi di tahap awal, cukup fokus pada struktur sederhana yang mudah dipahami.
Desain Menarik Saat Buat Website Sendiri
Setelah struktur dasar jadi, bagian desain adalah yang paling seru. Beberapa tips sederhana tapi ampuh:
- Gunakan maksimal 2 jenis font agar tetap bersih
- Kombinasi warna jangan terlalu ramai (3 warna utama cukup)
- Pastikan teks mudah dibaca di semua perangkat
- Gunakan gambar kompresi agar website tidak berat
Oh iya, website kalian harus responsif, artinya tampil baik di laptop maupun HP. Gunakan teknik CSS Flexbox atau Grid agar layout bisa menyesuaikan layar otomatis.
Tambahkan gambar pendukung seperti ilustrasi produk, tampilan profil, atau kegiatan usaha. Jangan lupa beri alt attribute pada gambar yang mengandung frasa seperti “cara buat website sendiri” atau “langkah awal bikin web”.
Uji Coba, Publikasi, dan Evaluasi Website Pertama
Website pertama nggak harus sempurna. Yang penting: terbitkan dulu. Setelah selesai desain dan ngoding, kalian bisa upload ke Netlify, GitHub Pages, atau hosting murah lokal Jawa Timur.
Coba buka dari HP dan laptop teman kalian. Lihat apakah tampilannya nyaman, loading-nya cepat, dan kontennya jelas. Dari sini, kalian bisa mulai evaluasi.
Kemudian, update konten secara berkala. Misalnya update pengalaman kerja, foto kegiatan usaha, atau artikel blog. Website aktif lebih disukai Google dan terlihat profesional.
Rekomendasi Jasa Profesional Website Jawa Timur
Nah, De-Readers,
Kalau kalian sudah mencoba buat website sendiri dan merasa ingin hasil yang lebih rapi dan cepat, tenang aja. Kalian bisa tetap belajar sambil kolaborasi dengan ahlinya.
Saya sangat rekomendasikan jasa profesional berikut:
🔹 Delogic.net | Telp: 0858‑8882‑4282
🔹 General Solusindo | Telp: 0811‑3219‑992
Dengan mereka, kalian bisa dapat desain yang elegan, sistem yang aman, dan hasil yang siap digunakan untuk bisnis ataupun branding pribadi.






